| Dinkes Blora di dampingi Pengasuh II PP An Nur Seren |
Blora(2/11/2021). Resiko penularan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS dapat terjadi pada semua orang. Oleh karenanya sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora dan dalam melakukan penyuluhan terkait resiko penyakit itu berusaha menyasar semua elemen masyarakat termasuk kalangan santri. Pada pelaksanaan program ini, Dinkes bekerjasama dengan Puskesmas Banjarejo
Sampai saat ini kegiatan penyuluhan sudah dilakukan di enam pondok pesantren yang berada di Blora dengan melibatkan para santri.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memerangi penyakit HIV/AIDS di masyarakat, khususnya lingkungan pesantren," terang Umaroh,Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Banjarejo,bertempat di Aula Jogelo Ponpes An Nur Seren, Selasa(2/11/2021).
| Peserta Penyuluhan Putra PP An Nur Seren |
Beliau manjelaskan apakah virus HIV/AIDS dan IMS itu dan bagaimana cara virus tersebut bisa ditularkan serta cara mengetahui orang yang sudah terinfeksi virus tersebut.
Temuan kasus HIV di Kabupaten Blora cukup tinggi,setiap bulannya bertambah belasan kasus yang sebagian besar penderitanya adalah ibu rumah tangga
“Lewat penyuluhan akan dijelaskan seperti apa penyakit HIV/AIDS dan IMS itu. Jika ada gejala-gejala seperti yang dijelaskan, jangan malu untuk periksa," imbuhnya.
| Peserta Penyuluhan Putri PP An Nur Seren |
Menurutnya, Pemkab Blora telah berupaya memerangi penyakit tersebut di semua lapisan masyarakat termasuk pesantren. Oleh karena itu dia berharap khususnya kepada generasi muda untuk menghindari perilaku yang dapat memicu terjangkitnya kedua penyakit tersebut. Hal ini sekaligus merupakan cita-cita Pemkab Blora untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing di tahun 2021.




0 Komentar